Tuesday, July 31, 2018

Satyawati

satyawati-ramlansinaga28.blogspot.co.id
satyawati - ramlansinaga28.blogspot.co.id




Satyawati (Dewanagari: सत्यवती; IAST: Satyavatī; alias Durgandini) adalah seorang tokoh dalam wiracarita Mahabharata. Ia adalah permaisuri Santanu dari Hastinapura, dan ibu kandung bagi Byasa, Citrānggada, dan Wicitrawirya. Ia merupakan nenek buyut bagi para Pandawa dan Korawa, tokoh utama Mahabharata.


Tokoh ini diceritakan dalam jilid awal Mahabharata, terutama Adiparwa. Selain kitab Mahabharata, kisahnya terdapat dalam Hariwangsa dan Bhagawatapurana.Menurut Adiparwa, Satyawati merupakan putri dari Basu, seorang Raja Chedi. Ia dipungut oleh keluarga nelayan di tepi sungai Yamuna.


Sewaktu kecil ia berbau amis, tetapi disembuhkan oleh seorang resi bernama Parasara (dalam versi pewayangan, ia disembuhkan oleh Resi Byasa). Saat dewasa, ia dinikahi oleh seorang raja bernama Santanu dari Hastinapura. Kemudian, keturunan Satyawati menjadi penerus Dinasti Kuru.


Dalam versi pewayangan Jawa, Satyawati lebih terkenal dengan nama Durgandini. Sementara itu, tokoh Setyawati dalam pewayangan adalah nama istri dari Prabu Salya, paman para Pandawa.

Drupadi

drupadi-ramlansinaga28.blogspot.co.id
drupadi - ramlansinaga28.blogspot.co.id




Dropadi, Drupadi, atau Draupadi (Sanskerta: द्रौपदी; Draupadī) adalah salah satu tokoh dari wiracarita Mahabharata. Ia adalah puteri Prabu Drupada, raja di kerajaan Panchala. Pada kitab Mahabharata, Dropadi adalah istri para Pandawa lima semuanya. Tetapi dalam tradisi pewayangan Jawa, ia hanyalah permaisuri Prabu Yudistira saja.

Sunday, July 29, 2018

Dretarastra



dretarastra-ramlansinaga28.blogspot.co.id
dretarastra - ramlansinaga28.blogspot.co.id


Dretarastra (Dewanagari: धृतराष; IAST: Dhṛtarāṣṭra) dalam wiracarita Mahabharata, adalah putra janda Wicitrawirya, yaitu Ambika. Ia buta semenjak lahir, karena ibunya menutup mata sewaktu mengikuti upacara Putrotpadana yang diselenggarakan oleh Resi Byasa untuk memperoleh keturunan. Ia merupakan kakak tiri Pandu, karena lain ibu namun satu ayah.


Sebenarnya Dretarastra yang berhak menjadi Raja Hastinapura karena ia merupakan penerus Wicitrawirya yang tertua. Akan tetapi dia buta sehingga pemerintahan harus diserahkan kepada adiknya. Setelah Pandu wafat, ia menggantikan jabatan tersebut. Dretarastra menikah dengan Gandari, putri kerajaan Gandhara. Ia menjadi bapak bagi para Seratus Korawa, Dursala, dan Yuyutsu.

Drestadyumna

drestadyumna-ramlansinaga28.blogspot.co.id
drestadyumna - ramlansinaga28.blogspot.co.id




Drestadyumna (Dewanagari: धृष्टद्युम्न; IAST: Dhṛṣṭadyumna) adalah seorang tokoh dari wiracarita Mahabharata. Dia merupakan kakak bagi Dropadi dan Srikandi, keturunan Raja Drupada yang berasal dari Kerajaan Panchala. Ia berada di pihak Pandawa saat perang di Kurukshetra.


Tokoh ini dikenal sebagai pembunuh Resi Drona. Dalam perang di Kurukshetra, saat sang resi tertunduk lemas dan kehilangan seluruh daya kekuataannya untuk bertarung—sebagai akibat dari kabar bohong tentang meninggalnya sang putra, Aswatama—Drestadyumena maju dan memenggal leher Sang Resi. Pada akhirnya, tokoh ini dikisahkan tewas secara tragis, yaitu terbunuh saat beristirahat di kemahnya.


Dalam bahasa Sanskerta, nama Dhristadyumna secara harfiah berarti "diagungkan karena keberaniannya".

Friday, July 27, 2018

Drona

drona-ramlansinaga28.blogspot.co.id
drona - ramlansinaga28.blogspot.co.id




Dalam wiracarita Mahabharata, Drona (Sanskerta: द्रोण, Droṇa) atau Dronacharya (Sanskerta: द्रोणाचार्य, Droṇāchārya) adalah guru para Korawa dan Pandawa. Ia merupakan ahli mengembangkan seni pertempuran, termasuk dewāstra. Arjuna adalah murid yang disukainya. Kasih sayang Drona terhadap Arjuna adalah yang kedua jika dibandingkan dengan rasa kasih sayang terhadap puteranya, Aswatama.

Citrayuda

citrayuda-ramlansinaga28.blogspot.co.id
citrayuda - ramlansinaga28.blogspot.co.id



Citrayuda adalah salah seorang di antara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Ia putra Prabu Drestarasta, raja negara Astina dengan Dewi Gandari, putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa.


Dari 100 orang saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah ; Duryudana (raja negara Astina), Bogadatta (raja negara Turilaya), Bomawikata, Wikataboma, Citraksa, Citraksi, Citraboma, Carucitra, Dursasana (Adipati Banjarjumut), Durmagati, Durmuka, Durgempo, Gardapati (raja negara Bukasapta), Gardapura, Kartamarma (raja negara Banyutinalang), Kartadenta, Surtayu, Surtayuda, Windandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati.


Citrayuda memiliki perwatakan ; Lucu, banyak akal, pandai bicara dan suka mencela. Sebagai murid Resi Drona, Citrayuda juga mahir dalam olah keprajuritan mempermainkan senjata gada dan lembing.


Pada saat berlangsungnya perang Bharatayuda, Citrayuda tampil memimpin pasukan balatentara Kurawa mendampingi senapati perang Resi Drona. Ia bersama Citraksa, Surtayu, Citrakundala dan Dirgalasara tewas dalam peperangan melawan Arya Wratsangka, senapati perang Pandawa, putra Prabu Matswapati dari negara Wirata.

Thursday, July 26, 2018

Citraksi



citraksi-ramlansinaga28.blogspot.co.id
citraksi - ramlansinaga28.blogspot.co.id


Citraksi adalah seorang tokoh dari wiracarita Mahabharata. Ia merupakan salah satu Korawa. Dalam versi pewayangan Jawa, ia sering terlihat bersama-sama dengan dua saudaranya yang lain, yaitu Citraksa dan Durmagati.

Citraksa



citraksa-ramlansinaga28.blogspot.co.id
citraksa - ramlansinaga28.blogspot.co.id



Citraksa adalah seorang tokoh dari wiracarita Mahabharata yang berada di pihak Kurawa. Citraksa adalah adik Duryudana dan mempunyai saudara kembar, yaitu Citraksi.


Sering dikisahkan dalam cerita pedalangan, Citraksa dan Citraksi mempunyai sifat dan karakter yang sama, seperti gagap dalam berbicara sehingga sering menjadi bahan ejekan bagi Patih Sengkuni, serta tindakannya yang dinilai grusa-grusu.


Dalam peperangan di luar Bharatayuddha, Citraksa dan Citraksi sering menjadi bulan-bulanan anak-anak Pandawa seperti Antareja, Antasena, Gatotkaca, Abimanyu dan lain-lain.

Monday, July 23, 2018

Cakil

cakil-ramlansinaga28.blogspot.co.id
cakil - ramlansinaga28.blogspot.co.id



Buta Cakil merupakan seorang raksasa dengan rahang bawah yang lebih panjang daripada rahang atas. Tokoh ini merupakan inovasi Jawa dan tidak dapat ditemui di India.


Dalam sebuah pertunjukan wayang, Cakil selalu berhadapan dengan Arjuna ataupun tokoh satria yang baru turun gunung dalam adegan Perang Kembang. Tokoh ini hanya merupakan tokoh humoristis saja yang tidak serius namun sebenarnya Cakil adalah perlambang tokoh yang pantang menyerah dan selalu berjuang hingga titik darah penghabisan karena dalam perang kembang tersebut Cakil selalu tewas karena kerisnya sendiri.

Bayu




bayu-ramlansinaga28.blogspot.co.id
bayu - ramlansinaga28.blogspot.co.id


Bayu (Sanskerta: वायुदाब वायु ; Vāyu, baca: Bayu, disebut juga Waata (वात: Vāta) atau Pawana (पवन : Pavana) atau Prāna) dalam agama Hindu adalah Dewa utama, bergelar sebagai Dewa angin. Udara (Vāyu) atau angin (Pāvana) merupakan salah satu unsur dalam Panca Maha Bhuta, lima elemen dasar dalam ajaran agama Hindu.



Dewa dalam agama Hindu ini diadaptasi ke dalam dunia pewayangan sebagai dewa penguasa angin yang bertempat tinggal di Khayangan Panglawung. Batara bayu ditugaskan untuk mengatur dan menguasai angin. Pada zaman Treta Yuga, Batara Bayu menjadi guru Hanoman agar kera tersebut menjadi sakti. Pada zaman Dwapara Yuga, Batara Bayu menurunkan Werkudara (Bima). Ciri dari murid ataupun keturunan dewa ini adalah mempunyai "Kuku Pancanaka".

Sunday, July 22, 2018

Burisrawa



burisrawa-ramlansinaga28.blogspot.co.id
burisrawa - ramlansinaga28.blogspot.co.id

Burisrawa (Dewanagari: भूरिश्रवा; IAST: Bhūriśravā) adalah seorang tokoh wiracarita Mahabharata. Ia merupakan seorang pangeran dari Kerajaan Bahlika, putra Somadata, dan masih memiliki hubungan keluarga dengan keluarga Pandawa dan Korawa di kerajaan Kuru. Ia menjadi sekutu para Korawa dalam perang Baratayuda. Ia gugur di tangan Satyaki, sekutu para Pandawa. Dalam pewayangan Jawa, tokoh Burisrawa disebut berasal dari Kerajaan Mandaraka.

Bisma



bisma-ramlansinaga28.blogspot.co.id



Bisma (Dewanagari: भीष्म; IAST: Bhīṣma) adalah salah satu tokoh utama dalam wiracarita Mahabharata, putra dari Prabu Santanu dan Dewi Gangga. Ia juga merupakan kakek dari Pandawa maupun Korawa. Semasa muda ia bernama Dewabrata (Dewanagari: देवव्रत; IAST: Dévavrata), namun berganti nama menjadi Bisma semenjak bersumpah bahwa ia tidak akan menikah seumur hidup.


Bisma ahli dalam segala modus peperangan dan sangat disegani oleh Pandawa dan Korawa. Menurut Mahabharata, ia gugur dalam sebuah pertempuran besar di Kurukshetra oleh panah dahsyat yang dilepaskan oleh Srikandi dengan bantuan Arjuna. Dalam kitab Bhismaparwa dikisahkan bahwa ia tidak meninggal seketika. Ia sempat hidup selama beberapa hari dan menyaksikan kehancuran para Korawa. Bisma menghembuskan napas terakhirnya saat garis balik matahari berada di utara (Uttarayana).

Saturday, July 21, 2018

Bima (mahabharata)




bima-ramlansinaga28.blogspot.co.id
bima - ramlansinaga28.blogspot.co.id


Bima (Dewanagari: भीम; IAST: Bhīma) atau Bimasena (Dewanagari: भीमसेन; IAST: Bhīmaséna) adalah seorang tokoh protagonis dalam wiracarita Mahabharata. Ia merupakan putra Kunti, dan dikenal sebagai tokoh Pandawa yang kuat, bersifat selalu kasar dan menakutkan bagi musuh, walaupun sebenarnya berhati lembut.


Di antara Pandawa, dia berada di urutan kedua dari lima bersaudara. Saudara seayahnya ialah Hanoman, wanara terkenal dalam epos Ramayana. Mahabharata menceritakan bahwa Bima gugur di pegunungan bersama keempat saudaranya setelah Bharatayuddha berakhir.


Cerita tersebut dikisahkan dalam jilid ke-18 Mahabharata yang berjudul Mahaprasthanikaparwa. Bima setia pada satu sikap, yaitu tidak suka berbasa-basi, tak pernah bersikap mendua, serta tidak pernah menjilat ludahnya sendiri.

Basudewa

basudewa-ramlansinaga28.blogspot.co.id
basudewa - ramlansinaga28.blogspot.co.id




Basudewa (Dewanagari: वसुदेव; IAST: Vasudeva) merupakan ayah Kresna, seorang dewa dalam mitologi Hindu. Referensi tentang tokoh ini terdapat dalam wiracarita Mahabharata, kitab Bhagawatapurana, Hariwangsa, dan Purana lainnya. 


Menurut Purana, ia merupakan putra Raja Surasena dari kaum Yadawa, sebuah bangsa di India, keturunan kesatria bernama Yadu. Menurut kisah Mahabharata, dia adalah kakak Kunti, yaitu ibu para Pandawa dari Hastinapura.


Basudewa menikahi Dewaki, adik sepupu Kangsa dari Mathura. Dia juga memiliki istri kedua, Rohini, yang melahirkan putra sulungnya, Baladewa alias Balarama. Menurut beberapa susastra Hindu (Itihasa), ia memiliki putra-putri lain dari hasil hubungannya dengan kedua istrinya. Namun, tujuh putranya dibunuh oleh Kangsa, karena suatu ramalan bahwa Kangsa akan terbunuh di tangan putra Basudewa.

Kata Vāsudeva (wa-asudewa), berarti keturunan Basudewa, merupakan nama lain Kresna.

Friday, July 20, 2018

Basupati

basupati-ramlansinaga28.blogspot.co.id
basupati - ramlansinaga28.blogspot.co.id




Dalam wiracarita Mahabharata, Prabu Basupati alias Prabu Basuparicara adalah putera Bathara Srinada atau Prabu Basurata, raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta, Putri Batara Brahma. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan, putra Bathara Bremani atau Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna alias Srihunon.


Karena ketekunannya bertapa, Prabu Basupati menjadi sangat sakti, juga tahu segala bahasa binatang. Ia mendapat anugerah Batara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama "Amarajaya" lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Dengan kereta sakti Amarajaya, Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara, masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata.


Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika, putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Dari perkawinan tersebut, ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama Arya Basunada, Arya Basukesti dan Arya Bamurti.


Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada, kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra.

Banowati




banowati-ramlansinaga28.blogspot.co.id
banowati - ramlansinaga28.blogspot.co.id



Dalam wiracarita Mahabharata, Banowati (Dewanagari: भनुमती; IAST: Bhanumatī) adalah istri Duryodana, pangeran dari Hastinapura. Ia adalah putri raja Citranggada dari Kalinga. Dalam Mahabharata, ia disebut Banumati. Ia jarang terlibat dalam peristiwa-peristiwa penting. Maka dari itu, namanya jarang disebutkan, namun mendapat porsi signifikan sebanyak dua kali, terutama pada kitab Striparwa (dinarasikan oleh Ratu Gandari), dan kitab Santiparwa (dinarasikan oleh Resi Narada), yang mengandung kisah tentang sayembara dirinya. Banowati dan Duryodana memiliki anak kembar buncing bernama Laksmana dan Laksmanā.

Thursday, July 19, 2018

Baladewa





baladewa-ramlansinaga28.blogspot.co.id
baladewa - ramlansinaga28.blogspot.co.id



Dalam mitologi Hindu, Baladewa (Dewanagari: बलदोव; IAST: Baladeva) atau Balarama (Dewanagari: बलराम; IAST: Balarāma), disebut juga Balabhadra dan Halayudha, adalah kakak Kresna, putra Basudewa dan Dewaki. Dalam filsafat Waisnawa dan beberapa tradisi pemujaan di India Selatan, ia dipuja sebagai awatara kesembilan (versi lain menyebut ketujuh) di antara sepuluh Awatara dan termasuk salah satu dari 25 awatara dalam Purana. Menurut filsafat Waisnawa dan beberapa pandangan umat Hindu, ia merupakan manifestasi dari Sesa, ular suci yang menjadi ranjang Dewa Wisnu.

Aswatama



aswatama-ramlansinaga28.blogspot.co.id
aswatama - ramlansinaga28.blogspot.co.id


Dalam wiracarita Mahabharata, Aswatama (Dewanagari: अश्वत्थामा; IAST: Aśvatthāmā) atau Ashwatthaman (Dewanagari: अश्वत्थामन्; IAST: Aśvatthāman) adalah seorang brahmana-kesatria, putra Drona dengan Krepi. Mahabharata menceritakannya sebagai putra kesayangan Drona.



Dalam mitologi Hindu, ia dikenal sebagai salah satu dari tujuh ciranjiwin (makhluk abadi), yang dikutuk untuk hidup selamanya tanpa memiliki rasa cinta, setelah melakukan pembunuhan terhadap lima putra Pandawa dan mencoba menggugurkan janin yang dikandung oleh Utari, istri Abimanyu.


Mahabharata mendeskripsikan Aswatama sebagai lelaki bertubuh tinggi, dengan kulit gelap, bermata hitam, dan dilekati oleh sebuah permata di dahinya. Sebagaimana Bisma, Drona, Krepa, Karna, dan Arjuna, ia merupakan seorang ahli ilmu perang dan dipandang sebagai salah satu kesatria ulung pada masanya.


Aswatama juga menyandang gelar maharathi, dan merupakan salah satu jenderal andalan Korawa dalam perang di Kurukshetra. Setela perang di Kurukshetra berakhir, hanya ia bersama Kertawarma dan Krepa yang menjadi penyintas dari pihak Korawa. Oleh karena dipenuhi dendam atas kematian ayahnya, ia menyerbu kemah Pandawa saat tengah malam dan melakukan pembantaian membabi buta.


Seperti halnya Resi Parasurama dan Resi Byasa, Aswatama juga dikenal sebagai resi terkemuka. Menurut mitologi Hindu, Aswatama akan menjabat sebagai penyandang gelar wyasa pada mahayuga ke-29, di manwantara ke-7. Aswatama juga akan menjabat sebagai salah satu resi di antara tujuh resi agung (Saptaresi) pada manwantara ke-8.

Wednesday, July 18, 2018

Arjuna

arjuna-ramlansinaga28.blogspot.co.id
arjuna - ramlansinaga28.blogspot.co.id





Arjuna (Dewanagari: अर्जुन; IAST: Arjuna) adalah nama seorang tokoh protagonis dalam wiracarita Mahabharata. Ia dikenal sebagai anggota Pandawa yang berparas menawan dan berhati lemah lembut. Dalam Mahabharata diriwayatkan bahwa ia merupakan putra Prabu Pandu, raja di Hastinapura dengan Kunti atau Perta, putri Prabu Surasena, raja Wangsa Yadawa di Mathura.


Mahabharata mendeskripsikan Arjuna sebagai teman dekat Kresna, yang disebut dalam kitab Purana sebagai awatara (penjelmaan) Dewa Wisnu. Hubungan antara Arjuna dan Kresna sangat erat, sehingga Arjuna meminta kesediaannya sebagai penasihat sekaligus kusir kereta Arjuna saat perang antara Pandawa dan Korawa berkecamuk (Bharatayuddha).


Dialog antara Kresna dan Arjuna sebelum perang Bharatayuddha berlangsung terangkum dalam suatu kitab tersendiri yang disebut Bhagawadgita, yang secara garis besar berisi wejangan suci yang disampaikan oleh Kresna karena Arjuna mengalami keragu-raguan untuk menunaikan kewajibannya sebagai seorang kesatria di medan perang.

Antasena

antasena-ramlansinaga28.blogspot.co.id
antasena - ramlansinaga28.blogspot.co.id




Anantasena, atau sering disingkat Antasena adalah nama salah satu tokoh pewayangan yang tidak terdapat dalam naskah Mahabharata, karena merupakan asli ciptaan para pujangga Jawa. Tokoh ini dikenal sebagai putra bungsu Bimasena, serta saudara lain ibu dari Antareja dan Gatotkaca.


Dalam pewayangan klasik versi Surakarta, Antasena merupakan nama lain dari Antareja, yaitu putra sulung Bimasena. Sementara menurut versi Yogyakarta, Antasena dan Antareja adalah dua orang tokoh yang berbeda.


Akan tetapi dalam pewayangan zaman sekarang, para dalang Surakarta sudah biasa memisahkan tokoh Antasena dengan Antareja, sebagaimana yang dilakukan oleh para dalang Yogyakarta.

Tuesday, July 17, 2018

Antareja



antareja-ramlansinaga28.blogspot.co.id
antareja - ramlansinaga28.blogspot.co.id



Anantaraja, atau yang lebih sering disingkat Antareja, adalah salah satu tokoh pewayangan yang tidak terdapat dalam Mahabharata karena merupakan asli ciptaan para pujangga Jawa. Ia merupakan putra sulung Wrekodara atau Bimasena dari keluarga Pandawa.



Dalam pewayangan klasik versi Surakarta, Antareja merupakan nama lain dari Antasena, sedangkan versi Yogyakarta menyebut Antasena sebagai adik lain ibu Antareja, selain Gatutkaca. Sementara itu dalam pewayangan zaman para dalang versi Surakarta umumnya juga mengisahkan Antareja dan Antasena sebagai dua orang tokoh yang berbeda.

Ambika



ambika-ramlansinaga28.blogspot.co.id
ambika - ramlansinaga28.blogspot.co.id


Dalam Mahabharata, Ambika (Sanskerta: अम्बिका) merupakan puteri dari Raja Kasi dan istri dari Wicitrawirya, Raja Hastinapura.


Bersama dengan saudaranya, Amba dan Ambalika, ia direbut oleh Bisma dalam sebuah sayembara (Bisma menantang para raja dan pangeran yang berkumpul lalu menaklukkan mereka). Bisma mempersembahkan mereka kepada Satyawati untuk dinikahkan kepada Wicitrawirya. Namun Wicitrawirya wafat dalam usia muda sebelum memberikan keturunan bagi Ambika.


Setelah kematian Wicitrawirya, ibunya Bisma yaitu Satyawati, mengajukan permohonan pertamanya kepada Resi Weda Wyasa (Bagawan Byasa) untuk melanjutkan garis keturunan Dinasti Kuru. Sesuai dengan keinginan Satyawati, Sang Bagawan mengunjungi kedua istri Wicitrawirya untuk menganugerahkan mereka masing-masing seorang putera.


Ketika Byasa mengunjungi Ambika, ia melihat rupa Byasa sangat menakutkan dan penampilannya sangar dengan mata yang menyala-nyala. Dalam keadaannya yang ketakutan, ia menutup matanya dan tidak berani membukanya. Maka dari itu, Dretarastra (puteranya), ayah para Korawa, terlahir buta.


Setelah kelahiran Dretarastra, ketika Satyawati meminta Byasa untuk mengunjungi Ambika untuk kedua kalinya, Ambika tidak mau datang dan mengirimkan pelayan menggantikan dirinya. Maka si pelayan melahirkan Widura, yang kemudian diasuh sebagai adik Dretarastra dan Pandu.


Ambika hidup beberapa lama sampai memiliki cucu, yaitu Pandawa dan Korawa. Ketika Pandu mangkat, Satyawati mengajak Ambika untuk mengasingkan diri ke dalam hutan bersama-sama, demi meninggalkan kehidupan duniawi. Keinginan tersebut disetujui oleh Ambika. Bersama dengan Ambalika, mereka bertiga pergi ke dalam hutan meninggalkan Hastinapura, dan membiarkan penerus Dinasti Kuru menentukan nasibnya sendiri.

Monday, July 16, 2018

Ambalika



ambalika-ramlansinaga28.blogspot.co.id
ambalika - ramlansinaga28.blogspot.co.id



Dalam Mahabharata, Ambalika (Dewanagari: अम्बालिका; ) merupakan puteri Raja Kasi dan istri dari Wicitrawirya, Raja Hastinapura.


Bersama dengan saudaranya, yaitu Amba dan Ambika, ia direbut oleh Bisma dalam sebuah sayembara (Bisma menantang para raja dan pangeran yang berkumpul lalu menaklukkan mereka.) Bisma mempersembahkan mereka kepada Satyawati untuk dinikahkan kepada Wicitrawirya. Namun Wicitrawirya wafat dalam usia muda sebelum memberikan keturunan kepada Ambalika.


Setelah kematian Wicitrawirya, ibunya Bisma yaitu Satyawati, mengajukan permohonan pertamanya kepada Resi Weda Wyasa (Bagawan Byasa) untuk melanjutkan garis keturunan Dinasti Kuru.


Sesuai dengan permohonan Satyawati, Sang Bagawan mengunjungi istri Wicitrawirya untuk menganugerahi mereka seorang putera. Ambalika disuruh oleh Satyawati untuk terus membuka matanya supaya jangan melahirkan putera yang buta seperti yang telah dilakukan oleh Ambika (Ambika melahirkan putera buta bernama Dretarastra).


Karena taat dengan perintah mertuanya, ia terus membuka matanya namun ia menjadi pucat setelah melihat rupa Sang Bagawan yang luar biasa. Maka dari itu, Pandu (puteranya), ayah para Pandawa, terlahir pucat.


Ambalika hidup beberapa lama di Hastinapura sampai ia memiliki cucu, yaitu para Pandawa dan Korawa. Ketika puteranya yang bernama Pandu telah wafat, perasaan Ambalika terpukul. Atas saran dari Satyawati, Ambalika meninggalkan kehidupan duniawi dan pergi ke dalam hutan. Bersama dengan Ambika, mereka betiga meninggalkan para penerus Dinasti Kuru di Hastinapura.

Amba






amba-ramlansinaga28.blogspot.co.id
amba - ramlansinaga28.blogspot.co.id


Amba (Dewanagari: अम्बा; IAST: Ambā) adalah putri sulung dari raja di Kerajaan Kasi dalam wiracarita Mahabharata. Bersama dengan tiga adiknya yang lain, yaitu Ambika dan Ambalika, Amba diboyong ke Hastinapura oleh Bisma untuk diserahkan kepada Satyawati dan dinikahkan kepada adiknya yang bernama Wicitrawirya, raja Hastinapura.

Sunday, July 15, 2018

Byasa




byasa-ramlansinaga28.blogspot.co.id
byasa - ramlansinaga28.blogspot.co.id



Byasa (Sanskerta: व्यास; Vyāsa) (dalam pewayangan disebut Resi Abiyasa) adalah figur penting dalam agama Hindu. Ia juga bergelar Weda Wyasa (orang yang mengumpulkan berbagai karya para resi dari masa sebelumnya, membukukannya, dan dikenal sebagai Weda). Ia juga dikenal dengan nama Krishna Dwaipayana. Ia adalah filsuf, sastrawan India yang menulis epos terbesar di dunia, yaitu Mahabharata. Sebagian riwayat hidupnya diceritakan dalam Mahabharata.

Abimanyu

abimanyu-ramlansinaga28.blogspot.co.id
abimanyu - www.healthnote25.com




Abimanyu (Dewanagari: अभिमन्यु; IAST: Abhiman'yu) adalah seorang tokoh dalam wiracarita Mahabharata. Ia adalah putra Arjuna dan Subadra. Dalam wiracarita Mahabharata, ditetapkan bahwa Abimanyulah yang akan meneruskan Yudistira sebagai pewaris takhta.


Riwayatnya dituturkan sebagai pahlawan yang tragis. Ia gugur dalam pertempuran besar di Kurukshetra sebagai salah satu kesatria termuda dari pihak Pandawa, karena baru berusia enam belas tahun. Abimanyu menikah dengan Utari, putri Raja Wirata dan memiliki seorang putra bernama Parikesit, yang lahir tak lama setelah ia gugur.


Menurut mitologi Hindu, Abimanyu adalah inkarnasi Warcasa, putra Dewa bulan. Ia membuat perjanjian bahwa putranya tinggal di Bumi hanya selama 16 tahun, sebagaimana ia tak dapat menahan perpisahan dengan putranya. Abimanyu berusia 16 tahun saat ia terbunuh dalam pertempuran.

Saturday, July 14, 2018

Wibisana



wibisana-ramlansinaga28.blogspot.co.id
wibisana - ramlansinaga28.blogspot.co.id



Wibisana (bahasa Sanskerta: विभीषण, Vibhīshaṇa) adalah nama seorang tokoh protagonis dalam wiracarita Ramayana. Ia adalah adik kandung Rahwana yang menyeberang ke pihak Sri Rama. Dalam perang besar antara bangsa Rakshasa melawan Wanara, Wibisana banyak berjasa membocorkan kelemahan kaumnya, sehingga pihak Wanara yang dipimpin Rama memperoleh kemenangan. Sepeninggal Rahwana, Wibisana menjadi raja Alengka. Ia dianggap sebagai salah satu Chiranjiwin, yaitu makhluk abadi selamanya.

Dalam pewayangan Jawa, Wibisana sering disebut dengan nama lengkap Gunawan Kuntawibisana. Tempat tinggalnya bernama Kasatrian Parangkuntara.

Wilkataksini



wilkataksini-ramlansinaga28.blogspot.co.id
wilkataksini - ramlansinaga28.blogspot.co.id


Wilkataksini adalah raksasa yang sangat besar yang menjaga pantai Alengka. Pada waktu Hanoman terbang di atas pantai Alengka untuk mencari Sinta, Wilkataksini menyedot Hanoman sampai kedalam perutnya, Hanoman berhasil menewaskannya dengan cara merobek perutnya.

Friday, July 13, 2018

Trinetra



trinetra-ramlansinaga28.blogspot.co.id
trinetra - ramlansinaga28.blogspot.co.id



Trinetra adalah nama salah satu anak Raja Alengka, Prabu Dasamuka, selain Indrajit, Trisirah, Atikaya, Trigunung dan Trimurda. Kendati demikian, Trinetra berlainan ibu dengan anak Dasamuka yang lain yang sebagian besar dilahirkan oleh Dewi Tari.


Ibu Trinetra adalah Dewi Sayempraba yang kemudian diperistri oleh Raden Hanoman. Perkawinan Hanoman dengan Sayempraba melahirkan adik tiri Trinetra, yakni Trigangga.


Sesuai namanya, Trinetra mempunyai tiga mata. Satu mata yang terletak dikening bila marah bisa memancarkan api yang bisa membinasakan musuhnya. Trinetra kelak tewas di tangan adik tirinya, Trigangga, ketika pasukan kera dari Ayodya di bawah Prabu Rama dan Hanoman menyerang Alengka.